Syarat Menjadi Kaya Dan Sukses

Peranan harta dalam kehidupan tergantung dari moral orang yang menguasainya. Harta dapat dijadikanjongos yang baik, yang dengan patuh akan menyelesaikan banyak urusan. Tetapi sebaliknya, harta dapat juga menjadi majikan dan galaknya bukan main. Harta dapat membuat tertawa, senyum, ketentraman, namun harta dapat pula membuat marah. perang dan kehancuran. Ada suatu anggapan yang sangat keliru dari sebagian orang yang menganggap bahwa harta merupakan tanda kemuliaan dari Tuhan, dan miskin itu tanda dosa dan kutukan. Hal ini sebagaimana disebutkan Allah di dalam Al-Qur’an.

Dalam ayat ini Allah swt. telah menyalahkan orang yang beranggapan. bahwa kekayaan itu adalah suatu kemuliaan dan kemiskinan suatu kehinaan. Sebenarnya, baik kekayaan maupun kemiskinan adalah ujian atau cobaan

Allah kepada hamba-hamba-Nya. Anggapan yang keliru itu dapat menyebabkan dampak yang negatif bagi orang yang memilikinya. Mereka akan cenderung untuk menempatkan harta sebagai tujuan utama dalam hidupnya, bahkan menjadi tujuan satusatunya, sehingga akan membuka jalan baginya untuk melakukan apa saja demi mencapai tujuan tersebut tanpa mengindahkan lagi norma-norma moral dan akhlak mulia.

Jika harta sudah menjadi utama, tujuan akhir bahkan tujuan satusatunya, maka semakin nyatalah ungkapan HOMO HOMINI LUPUS. yakni manusia akan menjadi serigala bagi sesamanya. PadahaL apalah artinya mempunyai harta banyak, kalau untuk itu harus kehilangan diri sendiri?

Jika Anda kebetulan ditakdirkan Allah Ta’ala menjadi orang kaya, maka agar Anda bisa menjadi orang kaya yang sukses, hendaklah Anda berlaku dermawan, membantu orang-orang yang lemah dan miskin, menolong anakanak yatim, membangun sarana-sarana yang dapat dipetik manfaatnya oleh masyarakat banyak, seperti: mesjid, madrasah, panti-panti asuhan bagi anakanak yatim dan lain-lain.

Jangan sampai Anda diperbudak harta, sehingga Anda senantiasa memikirkannya. Takut rugi, takut dirampok, takut dicuri dan lain-lain. Dan jangan pula bersifat dengan sifat yang paling dibenci Allah, yaitu kikir, sehingga Anda enggan bersedekah dan mengeluarkan zakat, membantu yatim piatu dan orang-orang miskin.

Selain itu, Anda harus dapat menempatkan diri Anda di antara orangorang miskin dengan berlaku dan bertingkah laku sederhana, ramah dan murah senyum jika menghadapi mereka, membantu mereka tanpa pamrih, menghadiri undangan mereka, menjenguk ketika mereka sakit dan mengantar jenazah mereka, dan lain-lain

WhatsApp chat